Langsung ke konten utama

Postingan

“MEMBUMIKAN IKATAN MENUJU PERGERAKAN YANG BERKEPRIBADIAN” MASTA IMM UNS

Postingan terbaru

MENGGELAR KANVAS MELUKIS WARNA, Apa Itu?

Menggelar Kanvas Melukis Warna bukanlah kegiatan atau acara melukis bersama untuk memperingati suatu peristiwa. Memang secara umum dapat dimengerti sebagai suatu event, akan tetapi Menggelar Kanvas Melukis Warna adalah judul besar dari buku yang diterbitkan PK IMM Ki Bagus Hadikusumo bekerjasama dengan Penerbit Oase Pustaka. Menggelar Kanvas Melukis memiliki judul lengkap yang cukup panjang, yaitu,
“MENGGELAR KANVAS MELUKIS WARNA : Peran dan Gagasan Pemikiran Kader IMM Ki Bagus Hadikusumo UNS Solo Menuju Langkah Seabad Ikatan”




Pemberian judul besar itu bukan tidak memiliki arti, Menggelar Kanvas Melukis Warna dapat diartikan sebagai upaya mencipta sejarah dengan tinta berbagai warna. yang nantinya bisa dikenang dan tentunya memiliki arti tersendiri, tidak hanya bagi kader IMM Ki Bagus Hadikusumo melainkan untuk kader IMM secara umum. Tinta dengan berbagai warna di sini bukanlah tinta sungguhan, melainkan warna atau bisa diartikulasikan sebagai gaya pergerakan dan pemikiran yang dibawa o…

INTELEKTUAL PROFETIK DAN MUSLIM NEGARAWAN

artikel ini merupakan tulisan dari salah satu kader PK IMM Ki Bagus Hadikusumo UNS Solo yang pernah dimuat di surat kabar harian Solopos pada tanggal 15 April 2014. Beberapa hari lalu saat hendak ke Selo, Boyolali, saya di jalan bersalip-salipan dengan dua orang mahasiswi yang merupakan anggota dari salah satu organisasi eksternal kampus. Saya tahu mereka adalah anggota organisasi pergerakan mahasiswa saat membaca tulisan di bagian belakang jaket yang dipakai salah satu dari mereka. Bagian belakang jaket itu bertuliskan “Muslim Negarawan” yang ditulis dengan huruf kapital. Kemudian, saya berpikir tentang kawan-kawan di organisasi yang saya ikuti yang sering mencantumkan tulisan “Intelektual Profetik” di bagian belakang jaket. Jika dikaitkan, kedua istilah itu saling berhubungan. Bagi mahasiswa yang kenal dengan dunia pergerakan mahasiswa, kedua istilah di atas bukanlah kalimat yang aneh dan sering didengar. Istilah “intelektual profetik” dan “muslim negarawan” memang dua istilah terpi…