Langsung ke konten utama

“MEMBUMIKAN IKATAN MENUJU PERGERAKAN YANG BERKEPRIBADIAN” MASTA IMM UNS



“Membumikan Ikatan Menuju Pergerakan Yang Berkepribadian” merupakan tema yang diusung oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ( IMM ) Ki Bagus Hadikusumo UNS dalam acara Masta Ta’aruf ( MASTA ) pada Ahad, 18 September 2016 di Balai Muhammadiyah Kota Surakarta. Masta merupakan kegiatan yang dilaksanakan guna mengenalkan Organisasi Muhammadiyah dan ortom-ortomnya, khususnya IMM kepada kader – kader baru yang memiliki ketertarikan dengan IMM di Universitas Sebelas Maret. Sehingga diharapkan kader dapat lebih memahami hubungan antara Islam dan Muhammadiyah serta pergerakan mahasiswa dan IMM. Selain itu, selaras dengan tema yang diangkat, diharapkan IMM Ki Bagus Hadikusumo dapat lebih dekat dengan kadernya sehingga dapat terjalin sinergisitas antara pimpinan dan kader guna menuju pegerakan mahasiswa yang memiliki kepribadian layaknya Muhammadiyah.
Masta periode 2016 ini dihadiri oleh 14 peserta yang berasal dari beberapa fakultas di UNS diantaranya adalah fakultas MIPA, Kedokteran, Sastra dan Ilmu Budaya, Hukum, FISIP, FKIP, dan Teknik. Masta kali ini juga menyuguhkan tiga materi utama yaitu “Islam dan Muhammadiyah”, “Kemahasiswaan” dan Ke-IMM-an.
Materi Islam dan Muhammadiyah disampaikan oleh Immawan Yedi Mulya Permana, Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah. Diawal materinya beliau mengajak para kader untuk saling mengenal satu sama lain. Pada kesempatan itu pula, Ketua Umum DPD IMM Jawa Tengah tersebut menyampaikan bahwa agama Islam merupakan rahmat bagi semesta alam, sehingga dalam pergerakannya, Muhammadiyah lebih fokus kepada dakwah yang sifatnya muamalah. Hal ini dimaksudkan untuk ikut membantu menyejahterakan masyarakat Indonesia. Bukan untuk memecah belah negeri ini yang masyarakatnya memang sudah majemuk.
Sedangkan, materi Ke-Mahasiswa-an dan Ke-IMM-an dipaparkan oleh beberapa perwakilan pimpinan cabang IMM kota Surakarta yang baru dilantik. Materi diawali dengan penyampaian materi Kemahasiswaan. Setelah itu, dilakukan pembagian kelompok-kelompok kecil dengan satu orang pendamping dari Pimpinan Cabang. Pada kelompok – kelompok ini kader diajak berinteraksi dan diskusi seputar IMM guna melatih komunikasi dan menjalin keakraban antara Pimpinan Cabang IMM kota Surakarta dengan kader IMM Ki Bagus Hadikusumo UNS. (Immawati Arin DR)


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tuhan Inilah Proposal Hidupku

Beberapa waktu yang lalu, saya tertarik dengan resensisebuah buku berjudul Tuhan  Inilah Proposal Hidupku karya mas Jamil Azzaini terbitan gramedia, saya membaca resensi tersebut di situs pengusahamuslimdotcom. Setelah mengumpulkan uang saku untuk membeli buku tersebut bukan mendownload buku Tuhan Inilah Proposal Hidupku secara ilegal di 4shared, ziddu, atau mencari ebook dalam format pdf akhirnya saya mendapatkan buku tersebut di toko buku gramedia slamet riyadi surakarta dengan harga yang cukup mahal bagi saya yaitu Rp.45.000 untuk sebuah buku dengan tebal 99 halaman ini. Untuk sebuah workbook, saya rasa harga tersebut sangatlah pantas. Buku yang saya beli adalah buku cetakan keempat maret 2010.
Langsung saja ke inti dari tulisan ini, dimana saya mecoba untuk membuat sebuah resensi kecil tentang buku Tuhan Inilah Proposal Hidupku. Sebelum membaca buku ini, saya sarankan Anda untuk membaca buku Kubik Leadership (telah di cetak beberapa kali), DNA Sukses Mulia (Buku baru) dan Menyema…

MASTA 2013

******SEDIKIT TAPI MEMUKAU********
Ada pepatah tak kenal maka tak sayang. Itulah yang sering kita dengar bila dalam sebuah perkenalan. Nah dalam bahasa Arab sering kita dengar kata “Ta’aruf” yang secara harfiah diartikan perkenalan. Sering juga kita mengerti kata ta’aruf diidentikkan dengan perkenalan antara seorang ikhwan dan akhwat bila hendak menikah. Tapi ta’aruf dalam hal ini bukanlah untuk mencari jodoh, akan tetapi  ta’aruf di sini adalah ta’aruf antara mahasiswa baru dan juga kader IMM UNS dengan Pimpinan Komisariat IMM Ki Bagus Hadikusumo UNS.

Tanggal  5 oktober 2013 tepatnya,  Pimpinan Komisariat IMM Ki Bagus Hadikusummo UNS mengadakan Masa  Ta’aruf bertempat di Pesantren Mahasiswa Muhammadiyah Tanwirul Fikr. Tidak seperti bila di universitas muhammadiyah jika mengadakan MASTA bisa berlangsung dua sampai tiga hari, di IMM UNS ini cukup sehari saja mengingat sumber daya manusia yang  tidak sebanding dengan universitas-universitas muhammadiyah. MASTA tahun ini PK IMM mengambil t…

Surga Terlalu Luas Untuk Dinikmati Sendiri

Kalaulah da'wah indah untuk dinikmati sendiri,
Tidaklah rasululllah menjadikan Abu Bakr sebagai teman hijrahnya,
Tidaklah rasulullah menjadikan Abdullah bin Abu Bakr sebagai media informasi hijrahnya,
Tidaklah rasulullah menjadikan Amir bin Fuhairah sebagai penghapus jejaknya,
Dan tidaklah Asma binti Abu Bakr mengantarkan makanan kepada rasulullah dan ayahandanya slama bersembunyi di gua Tsur PUN ia sedang hamil tua.

Derai air mata sebagai saksi perjuangan
Setetes keringat pun kan bersaksi
Betapa indahnya mereka bersama di jalan da'wah